Kamis, 28 Maret 2013

MEWUJUDKAN GOOD GOVERNMENT GOVERNANCE

Pendahuluan

Good Government Gonernance (GGG) sampai detik ini masih belum memperlihatkan tanda-tanda akan terwujud sampai dengan lima-enam tahun mendatang. Hal ini ditengarai dengan tidak adanya ketaatan dan kepatuhan terhadap hukum yang secara nyata telah diputar balikkan dengan mudah. Misalnya, beberapa kasus dugaan “penyuapan” yang dilakukan oleh orang-orang intelektual,  yang akhirnya bermuara kepada kasus dugaan tindak pidana korupsi, telah membuat masyarakat awam menjadi bingung tentang apa yang sebenarnya terjadi. Namun satu fakta yang jelas bisa ditangkap oleh mata hati orang awam adalah adanya “ketidak beresan” didalam menjalankan tata aturan yang

KUTIPAN KALIMAT DARI BAHASA ASING

1.      AKSESIBILITAS = Dinilai dari aspek aksesibilitas pejalan kaki, dari 13 kotaAsia yg di teliti. Kompas168/19/desember/2010. Hal:1
2.      ASOSIAL = Asosial merupakan tindakan yang tidak bersahabat untuk kerukunan warga. Suara merdeka 258./12/juli/2007.hal:3
3.      ANTIKARAT = perusahaan Pencucian mobil sekarang banyak yang melengkapi dengan memberikan fasilitas antikarat. Wawasan:135/27/mei/2008/hal:3
4.      AMORAL = Para koruptor supaya mendapatkan pelatihan atau bimbingan agama yang aktif, agar mereka tdk terlalu Amoral, dalm menjalani persidangan. Majalah time /23/agustus/2005. Hal:15

HUKUM TENTANG PERORANGAN


TUGAS MAKALAH SMESTER IV


BY: M.Nur Ali
PROGAM STUDI: MUAMALAT
MATERI: HUKUM PERDATA DAN DAGANG
DOSEN:         JUNAIDI.

FAKULTAS AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS WAHID HASYIM SEMARANG
Jl. Menoreh Tengah X No.22 Sampangan Semarang


DAFTAR ISI

BAB I. PENDAHULUAN.....................................................................................................1
Rumusan Masalah.....................................................................................................2

BAB II. PEMBAHASAN

A.Pengertian Hukum Perorangan............................................................................3

SISTEM KEPARTAIAN


Dalam hal partai politik, asumsi yang digunakan ialah bahwa parpol merupakan wadah partisipasi rakyat dalam suatu negara. karena itu, stiap warga negara berhak untuk mendiorikan partai politik. Masalahnya, apakah partai islam harus satu atau boleh banyak?...dan sejumlah pertanyaan lain yang berkaitan , seperti apakah suatu "partai terbuka " yang tdak iklusif islam, dapat diterima, merupakan persoalan terbuka(open-ended quistions) yang bersifat kontemporer dan dapat diperdebatkan(debatable) karena kurangnya rujukan hukum islam. saya sendiri juga pernah ditanya seorang temen, apa keuntungan ikut disebuah partai sih? saya jawab " secara finansial memang tidak ada keuntungannya, tapi dari segi persaudaraan kita lebih dekat, lebih bisa bersatu (jamaah) untuk mengedepankan ahklakul karimah, dimana yang sebelumnya anggota dewan diisi dengan orang-orang yang korop atau politisi politisi yg istilah lain yg agak kasar (politisi busuk) dengan adanya atau masuknya PKS dalam parlemen, ternyata bisa membawa perubahan yang sepektakuler dan bisa sebagai contoh dari partai2 lain"),

TUGAS PENDIDIKAN PANCASILA “ PANCASILA DI ERA GLOBALISASI

  TUGAS PENDIDIKAN PANCASILA
PANCASILA DI ERA GLOBALISASI
NOER ALIE     106020254
PROGAM STUDI: MUAMALAT 2010-2011
MATERI: PENDIDIKAN PANCASILA
DOSEN PENGAMPU: Hj.Tri Handayani.Sh.Mh
FAKULTAS AGAMA ISLAM
UNIVERSITAS WAHID HASYIM SEMARANG
                                Jl. Menoreh Tengah X No.22 Sampangan Semarang       
PENDAHULUAN                                              
            Sejarah telah mengungkapkan bahwa Pancasila adalah jiwa seluruh rakyat Indonesia, yang memberi kekuatan hidup kepada bangsa Indonesia serta membimbingnya dalam mengejar kehidupan lahir batin yang makin baik, di dalam masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. Bahwasanya Pancasila yang telah diterima dan ditetapkan sebagai dasar negara seperti tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan kepribadian dan pandangan hidup bangsa, yang telah diuji kebenaran, kemampuan dan kesaktiannya, sehingga tak ada satu kekuatan manapun juga yang mampu memisahkan Pancasila dari kehidupan bangsa Indonesia.

Kamis, 07 Maret 2013

MAKALAH INFLASI



Bab I
PENDAHULUAN
I.I Latar Belakang
Banyak pengertian inflasi yang dapat kita jumpai pada beberapa sumber. Dari beberapa sumber tersebut ada yang menyatakan Inflasi adalah kecenderungan dari harga-harga untuk menaik secara umum dan terus menerus.  kenaikkan harga dari satu atau dua barang saja tidak di sebut inflasi, kecuali bila kenaikkan tersebut meluas atau mengakibatkan kenaikkan kepada sebagian besar dari harga barang-barang lain. Syarat adanya kecenderungan menaik yang terus menerus juga perlu di ingat. Kenaikkan harga-harga karena, misalnya, musiman, menjelang hari hari besar, atau yang terjadi sekali saja. dan tidak mempunyai pengaruh kelanjutan tidak disebut inflasi. Kenaikkan harga semacam ini tidak dianggap sebagai masalah atau penyakit ekonomi dan tidak memelurkan kebijaksanaan khusus untuk menanggulanginya. Perkataan “kecenderungan“ dalam definisi inflasi perlu digaris bawahi. Kalau seandainya harga-harga dari sebagian besar barang di atur atau ditentukan oleh pemerintah, maka barang-barang yang di catat oleh biro statistik mungkin tidak menunjukkan kenaikkan apapun (karena yang di catat adalah harga-harga “resmi” pemerintah). Tetapi mungkin dalam realita ada kecendrungan bagi harga- harga untuk terus menaik. Keadaan seperti ini tercermin dari adanya harga-harga “bebas” atau harga-harga “tidak resmi” yang lebih tinggi dari harga- harga “resmi”dan ada yang cendrung menaik. Dalam hal ini masalah inflasi sebetulnya ada, tetapi tidak di perkenankan untuk menunjukkan dirinya. Keadaan seperti ini disebut“suppressed infation” atau “inflansi yang di tutupi” yang pada sewaktu-waktu akan timbul dan menunjukkan dirinya karena harga-harga resmi makin tidak relevan bagi kenyataan.
I.II Pengertian Inflasi
Berbagai definisi tentang inflasi telah dikemukakan oleh para ahli. BPS (2000: 10) mendefinisikan inflasi sebagai salah satu indikator untuk melihat stabilitas ekonomi suatu wilayah atau daerah yang menunjukkan perkembangan harga barang dan jasa secara umum yang dihitung dari indeks harga konsumen. Dengan demikian angka inflasi sangat mempengaruhi daya beli masyarakat yang berpenghasilan tetap, dan di sisi lain juga mempengaruhi besarnya produksi barang.

Minggu, 09 September 2012

SYAIR TANPO KATON


1.        Syair kritikan untuk para pemimpin, pejabat Negara, pejabat abdi rakyat, wakil rakyat dll, dengan dilagukan memakai nada Syair tnpo waton(gus dur), yang semula dinyanyikan oleh shodiq dengan orkrestanya.
      Ngawiti ingsun nglaras sindiran.           Kelawan poro wong nang nduwuran.
Kang ndalanake dana anggaran.          Ojo sembrono tanpo itungan. 2x

2.       Duh poro konco priyo wanito.            Ojo mung njabat sarekat bloko.
Gur pinter janji ra’iso mbuktino.          Tembe mburine rakyat singsoro 2x

3.       Akeh kang pinter sekabehane.            Seneng ngakali marang kuline.
Elek’e dewe nggak diketokke.            Padahal iku akal buluse. 2x

4.       Gampang mbuju’i janjine goroh.          Kangge menangke tuku sworo.
Sarto wes lungguh nang kursi rojo.       Janji-janjine njur ora nyoto.2x

5.       Ayo sedulur jo nglaliake.                      Karo sing ndisik milih swarane.
Ojo nggedekke wetenge dewe             sing dukung kwee sik pangga kere.2x

6.       Dadi pejabat ora bakal swe.               Kadung  wes rakyat gak ngarepake.
Yen wes janji ne ra’ di bukti’ne.           Bakal didemo di gulingake 2x.

7.       Koran lan tivi podo ngabarke              pejabat maling akeh contohne.
Soko sing nduwur sak ngisorane          kroyoan nyunat jatah rakyate.2x

8.       Koyo wes  podo nunggu giliran           sopo sing nyolong bakal konangan.
Yen dipercoyo dadi pimpinan.             Kudu kang jujur lan kuat iman.2x

9.       Kuwasane dunyo ora hakiki               ayo dijogo lan di syukuri.
Yen panyuwune wes dituruti                nang  wong ngisorane jo nganti lali.2x

1    Urip kang ayem rumongso aman        dudu mergo ono neng nduwuran.
Sabar narimo senajan pas-pasan        nyukuri taqdir soko pangeran .2x

1    Yao poro konco dulur lan tonggo       kang durung bener podo elingo
Ojo di gunggung lan di jlomprokno    siji kang olo kabeh kang soro.2x

1    Sindiran iki ojo dadi atii                     digawe bingung lan ojo wediii.
Mung ngelingake kang duwe janji       mugo2 slamet jo nganti lali.